Kognisi.com
Edukasi

Survival Kit: Elemen Persiapan Bencana Yang Sering Terlupa

Belum selesai masyarakat berbenah seusai bencana di Lombok, duka Palu dan Donggala masih terus bertambah, ternyata gempa bumi kembali mampir di Cirebon, Blitar, serta NTT. Tentunya musibah yang menimpa saudara kita di daerah-daerah tersebut membuat kita kembali sadar: bencana alam bisa datang kapan saja dan di mana saja. Tak ada salahnya jika kita mulai mempersiapkan diri dan keluarga untuk menghadapi situasi darurat dengan beberapa persiapan sederhana.

Kenali Lingkungan dan Tempat Anda Tinggal

Memutuskan untuk tinggal di suatu tempat, tentu harus dibarengi dengan berbagai pertimbangan—termasuk kemungkinan akan terjadinya bencana alam. Pikirkan skenario untuk kemungkinan-kemungkinan bencana yang akan terjadi di tempat kalian. Jika sudah, akan lebih mudah mengetahui jalur evakuasi, tempat perlindungan serta titik teraman yang mungkin dijangkau.

Misalnya, kalian tinggal di dataran rendah dengan kemungkinan banjir yang akan melanda di musim penghujan. Maka kebutuhan seperti tempat untuk meletakkan barang-barang penting yang lebih tinggi atau rawan basah dapat dipersiapkan sejak awal. Tempat perlindungan serta titik aman dapat ditentukan pula dengan mencari tempat-tempat yang lebih tinggi jika banjir yang melanda semakin parah.

Dengan mengenali tempat tinggal, kalian kemudian bisa mempersiapkan diri dan merespons bencana dengan reaksi yang tepat. Pastikan anggota keluarga yang lain tahu informasi ini juga, ya. Kalian bisa juga membuat rencana komunikasi antaranggota keluarga jika terjadi bencana. Pastikan setidaknya masing-masing memiliki ponsel (dan charger) yang menyimpan semua nomor keluarga lainnya.

Buat Survival Kit-mu Sendiri!

Singkatnya, survival kit adalah tas darurat siaga bencana berisi barang-barang yang dapat membantu kalian bertahan pada saat dan pasca bencana terjadi. Mengacu kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Tas Siaga Bencana adalah keharusan bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana. Nah, barang apa saja sih yang sebaiknya dimasukkan ke survival kit?

  1. Makanan dan Air Bersih

Makanan dan air untuk minum di saat bencana merupakan kebutuhan yang paling sering dicari. Cadangan makana dan air minum yang tahan lama penting dipersiapkan, dan akan sangat membantu jika bantuan pasokan makanan belum datang. Pilihlah makanan yang kadaluarsanya lama dan dikemas dengan aman seperti makanan kaleng (roti kering, buah kering, sereal, dll). Utamakan makanan yang dapat bertahan pada suhu normal dan tidak susah dimasak, ya!

  1. Kotak P3K

Isi kotak P3K biasanya hanya terdiri atas keperluan umum seperti minyak kayu putih perban, plester, gunting dan alat pembersih luka. Jangan lupa tambahkan obat lainnya seperti obat sakit perut, obat batuk dan flu, obat sakit kepala, serta obat-obatan pribadi yang disesuaikan dengan kondisi tubuh. Tambahkan juga pembalut dan popok, jika dibutuhkan.

3. Pisau Lipat Serbaguna

Karena survival kit sudah pasti sangat terbatas isinya, kalian harus dapat mengoptimalkan isinya. Pisau lipat serbaguna dapat menjadi pilihan selanjutnya, karena ia mencakup kebutuhan lain seperti gunting, obeng, pembuka kaleng, pengikir dan lain-lain.

  1. Pakaian dan Perlengkapan Higienitas.

Kebersihan dan ketahanan kita akan keadaan cuaca, kondisi udara yang berubah-ubah pasca bencana, serta rawannya infektivitas lingkungan membuat kita harus tetap bersih dan tahan lingkungan. Dan hal ini, berawal dari pemilihan pakaian. Carilah pakaian yang bahannya ringan dan mudah dilipat menjadi kecil agar kalian bisa memasukkan beberapa ke dalam survival kit. Bagi yang tidak kuat dingin, sertakan juga jaket atau sweater hangat dan kaus kaki. Perlengkapan mandi (sampo, sabun, sikat gigi, handuk dan tisu) pun tak kalah penting karena tempat evakuasi belum tentu menyediakannya.

  1. Kunci dan Uang Tunai

Ketika panik, orang-orang akan sulit berpikir dengan jernih dan kerap melupakan banyak hal yang tampak sepele namun penting. Kunci cadangan (rumah dan kendaraan) ada baiknya disiapkan, kalau-kalau lupa dibawa dan hilang. Untuk uang, disimpan di bank tampaknya adalah pilihan yang paling aman karena kita hanya perlu membawa sebuah kartu. Namun, kekurangan uang tunai saat bencana alam terjadi dapat sangat merepotkan! Semua orang akan berbondong-bondong menarik uang ke ATM dan bank kemungkinan besar tutup. Menyiapkan sejumlah uang tunai dalam survival kit sebagai pengeluaran mendesak merupakan langkah tepat. Tambahkan campuran pecahan besar dan kecil untuk berjaga-jaga.

  1. Dokumen Penting

Perlindungan berlapis untuk dokumen penting seperti ijazah, akta lahir, KK, paspor, KTP, SIM, asuransi, dan lain-lain biasanya terlupakan. Padahal dokumen-dokumen ini sangat diperlukan dalam berbagai hal setelah bencana. Kalian bisa mulai menyimpan dokumen fisik di brankas bank atau milik pribadi. Setelah dokumen fisik aman, scan dan simpanlah softcopy-nya di external harddisk atau flashdisk. Kedua barang ini bisa dengan mudah kalian bawa di survival kit. Untuk lebih aman lagi, unggah juga softcopy dokumenmu ke Dropbox atau Google Drive, ya.

  1. Perlengkapan Tambahan

Perlengkapan lain yang akan kalian butuhkan dapat disesuaikan dengan kemungkinan bencana yang bisa saja terjadi di daerah masing-masing. Beberapa yang penting adalah masker, senter dan plastik.

***

Ikuti Perkembangan Berita dan Kemungkinan Bencana

Setelah mengenal pasti daerah tempat kalian tinggal dan menyiapkan survival kit untuk bencana dadakan, kalian harus selalu menyimak berita dan laporan cuaca setempat agar tidak kaget dan punya waktu untuk bersiap. Sudah ada banyak sekali kanal berita dan aplikasi yang dapat membantu kalian ter-update dengan potensi-potensi bencana di sekitar lokasi.

Kalian bisa coba Global Disaster Alerting and Coordination System, Weather Underground, atau yang cukup banyak dikenal di Indonesia, Info BMKG. Aplikasi-aplikasi ini memuat beragam informasi cuaca dan iklim dan dapat menjadi peringatan untuk mengenali situasi yang berpotensi bahaya. Selain kanal dan aplikasi, ada banyak juga akun-akun di media sosial yang dapat membantu kalian mengikuti perkembangan cuaca dan iklim di berbagai daerah. Meluangkan sedikit waktu untuk mencari tahu perkembangan kondisi cuaca setempat dapat sangat membantu, lho.

Sebagai penutup, kalian bisa membantu para korban bencana untuk melengkapi survival kit mereka kembali dengan berdonasi melalui Kognisi, Kognisians! Yuk, langsung cek di sini. Mudah-mudahan Indonesia lekas stabil dan aman kembali, dan kita semua baik-baik selalu.

Komentar

comments

Related posts

Penjarahan di Palu: Salah Siapa?

Reza Wijaya

Belajar dan Berkreativitas Melalui Gambar Bersama Komunitas Huruf Kecil

Komunitas KAHE

Pada Mulanya Adalah Krites (Bagian 1 dari 3)

Aura Asmaradana

Kognisi.com menggunakan fitur cookie untuk memaksimalkan pengalaman berselancar anda pada laman kami. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy
Lewat ke baris perkakas